Kerja Rumah Tangga, sebagai Suami, Why Not..?


“Pak, masak laki-laki nyuci baju, nyuci piring, ngerjain kerjaan rumah, gengsi lah..!!”. Ada satu kesaksian teman, ketika di tanya dengan serangan seperti itu, dia jawab aja dengan kalem (bukan kaya’ lembu lho..!!), kan yang ngerasakan saya, bukan dia, yang enak dan tidak enak kan saya, bukan dia. Betul sekali..!!

Sepele memang, sepintas kita melihat pekerjaan Rumah Tangga, sepertinya tidak berat, tapi jika sudah merasakan mengerjakannya, apalagi yang tidak biasa, berabe juga..!he…he..he.., tapi namanya keluarga, harus mendapat perhatian super intensif. Negara aja, kalau tidak mendapat perhatian serius, bisa dibayangkan bakal jadi apa..! nah bedanya apa sama keluarga..?pasti banyak persamaannya.

Ini motivasi bagi kita untuk berusaha mencegah lebih banyak lagi ketidakharmonisan dalam Rumah Tangga yang ujung-ujungnya terjadi kawin-cerai seperti berita sele**** aja, salah satunya emang harus ada pengertian diantara semua komponen di dalamnya..,jadi pekerjaan Rumah tangga dikerjakan kaum Pria atau suami, kenapa tidak..?bahkan sangat dianjurkan untuk menambah keharmonisan di keluarga kita.

Keluarga harmonis, masyarakat, Negara, bahkan Dunia bisa harmonis..nis..nis..!

Semoga bermanfaat, terima kasih..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: