Fire Alarm System, Monitor Ancaman Kebakaran Ruangan


Salam Sukses,

Siapa juga yang mau berhadapan dengan bahaya Kebakaran apalagi yang terbakar itu ruangan yang sangat vital seperti Control Room, Panel Room, MCC Room, Trafo Room, dan ruangan Electrical atau Instrument lainnya.., karena selain merugikan nyawa manusia, juga kerugian dari sisi korporasi sangat besar.

Banyak usaha yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran khususnya di ruangan-ruangan tersebut antara lain: menyediakan sarana pemadam api baik air ataupun racun api, dan memasang perangkat pendeteksi kebakaran untuk pencegahan atau tindakan dini.

Khusus untuk sarana pemadaman api, sudah banyak dikenal seperti air yang digunakan untuk memadamkan kebakaran yang umum terjadi misalnya pada bangunan seperti rumah dan lain-lain, dan menggunakan racun api seperti Foam untuk kebakaran tumpahan minyak, atau memadamkan kebakaran peralatan listrik dengan powder (bubuk tepung), dll.

Secara umum, seperti yang kita ketahui, penyebab adanya api tidak terlepas dari 3 faktor utama yaitu : Udara, Bahan/Material dan Panas seperti gambar pada artikel ini.
Artinya, untuk memadamkan api, kita harus memutuskan hubungan tiga sekawan tersebut, maka matilah apinya..wk..wk wk wk..gitu aja koq repot..!

Back to topic,…Pemasangan Pendeteksi Kebakaran kan gitu..?, jadi, dengan teori singkat tersebut, banyak perusahaan yang membuat produk detector kebakaran bahkan sekaligus pemadamnya dengan cara yang sangat sederhana: Jika detektor mendeteksi adanya asap, maka akan mengaktifkan pemadamnya, thats all.! hanya yang perlu diperhatikan seperti dijelaskan di atas, sesuaikan apa yang terbakar dan dengan cara atau bahan apa untuk memadamkannya.
Kan nggak lucu, kalau kebakaran minyak yang tumpah satu parit, terus disiram dengan air saja (kecuali tau tekniknya -spray), tapi yang lebih efektif yakni dengan busa atau foam, kenapa..? foam atau busa menjadi isolator antara bahan (minyak) dengan udara, sehingga si api tewas di tempat..!

Secara umum, untuk pendeteksi Kebakaran antara lain:
– Control Panel : sebagai pengolah data, seperti CPU komputer atau otaknya alias dalangnya alias sutradaranya..alias…cari sendiri ya…he..he..
– Detector : sebagai input atau informasi masukan ke Control Panel
– Alarm : sebagai output atau indikasi bisa berupa lampu, suara aatu kombinsai keduanya.

Pada produk terbaru, semua Control Panel bahkan bisa saling terhubung dengan komunikasi ethernet atau jaringan LAN, profibus, dll.

Ocre bro, itu dulu..! lain waktu dibahas lagi.

Other links :
my robotics and microcontroller blog

Salam sukses buat kita semua..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: