Ngantri 8 Jam, dapat Premium Rp.10.000, Sedih dan Sakit Perut..!


Salam Sukses,

Lho, kenapa sukses..?begini ceritanya.
..posting kali ini merupakan cerita bersambung dari posting saya sebelumnya : Motorku Sayang, Malang, BBM Hilang yang cukup dramatis (weleh).

Jadi, abis berangkat kerja pagi harinya (Senin – I Love Monday), sore hari, ormah (orang rumah) sudah ngantri BBM dengan nomer urut ke sejuta sekian..tidak terbayang jumlahnya, karena ramai sekali, kecian ibu-ibu pada ngantri rame-rame, alhasil, pulang kerja, mandi dan makan malam, langsung terjun ke TKP, ganti shift ngantri BBM sampai akhirnya……………….sekira jam 12 malam baru dapat jatah Minyak Premium (Bensin) Rp.10.000, jadi kira-kira lama ngantri dari jam 4 sore sampai jam 12 malam itung sendiri = 8 Jam (hik..hik..hik…), sesuai kebijakan dari SPBU, untuk Roda Dua alias Sepeda Motor jatahnya Rp.10.000 dan Roda Empat alias Mobil Rp.100.000. Bagus juga sih, jadi bisa kebagian semua (mudah-mudahan).

Ada cerita mengelitik juga waktu ngantri, meskipun sudah diguyur hujan lebat, saudara-saudara kita termasuk saya tidak bergeming, maklum udah kejepit, tidak bisa bergerak lagi, dan yang punya mantel/jaket hujan ya di pakai, yang tidak punya, ya kehujanan, de el el…, nah, saat hujan sudah reda, ada seorang bapak yang keliatan kalem, di depannya ada seorang anak ABG, karena motor udah mepet semua alias desak-desakan, motor si bapak dan si ABG terkait, sehingga orang-orang di belakang langsung nyelutuk, ” goyang paaaaaak…, ingat istriiiiiii…, bapak ni ndak pandai nggoyang….!!”, dll, kontan saja kami ketawa terbahak-bahak karena fikiran automatic terbawa arus yang aneh-aneh.., itung-itung biar ndak kecapaian sambil ngantri bercanda.

Ada lagi, motor yang udah selesai ngisi BBM, ngacir dengan ngegas motornya yang 2 tak, otomatis suaranya lantang, brooom, brooom..!!, kontan lagi disoraki warga, woooooooiiiiiiii…..!!!, tambah lagi waktu antrian bersama-sama dengan mobil yang harus bergantian mengisi BBM, dan banyak lagi.., dan tanpa terasa sudah sampai giliran di isi BBM di Motor saya, terima kasih buat TUhan, meskipun hanya jatah rp.10.000, mudah-mudahan masalah ini tidak berlanjut dan orang-orang di belakang saya yang masih ngantri bisa dapat BBM juga.

Masih banyak sebenarnya sisa cerita dari kejadian ini, dan saya yakin semua ini ada hikmahnya dan kita dapat petik hal-hal positif yang bisa saya lihat seperti :
– terlihat dan terasa sekali keakraban dalam kondisi kesusahan seperti ini, seperti: jika ada titipan dari pinggir antrian untuk warga di tengah terjepit, semua mau membantu estafet sampai ke tujuan
– banyak yang awalnya muram dan masam wajahnya, akhirnya bisa senyum bahkan ketawa lepas
– untuk jadi pelajaran ke depannya, agar lebih bijaksana mengelola premium untuk kepentingan sendiri dan keluarga, jika tidak terlalu penting untuk keluar dengan sepeda motor, mungkin di tunda saja, atau pakai sepeda saja
– dll hal positif lainnya

Karena sudah kebal dengan kejadian tadi, tidak heran atau kaget jika sampai di rumah sudah jam 12 malam lebih, lampu PLN juga mati.., lengkaplah sudah….!
Namun, semua harus kita lihat dari sisi positif terus dan terus..!

Sekali lagi, semoga kejadian ini tidak berulang lagi di Riau maupun di tempat lain.Amin.

Salam Sukses..!.

2 Tanggapan to “Ngantri 8 Jam, dapat Premium Rp.10.000, Sedih dan Sakit Perut..!”

  1. zon Says:

    Syukuri apa yang ada….

  2. ikpp Says:

    zon: iya mas zon, emang harus tetap bersyukur ya..! txs, sukses buat anda.!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: