Kesal juga kalau sempat Stabilizer alias AVR jadi rusak, apalagi, mesti cari Solusi lah, masakkan duduk saja.?


Salam sukses,

Kembali sharing pengalaman saya, semoga dapat menambah semangat kita berkarya.
Beberapa hari lalu, akibat cuaca extrim, mcb di rumah trip (jatuh), akibatnya lampu mati beberapa jam dan ketika lampu hidup, AVR (Automatic Voltage Regulator) atau kita kenal dengan nama lain Stabilizer, tidak berfungsi normal.
Indikasinya, lampu High Voltage hidup terus, seharusnya ada tiga lampu indikasi di panel depannya, Merah (atas) untuk tegangan tinggi, Hijau (tengah) untuk tegangan normal, dan Merah (bawah) untuk tegangan rendah. Untuk kasus ini, lampu Merah posisi atas hidup terus, di check tegangan outputnya memang benar, terbaca 250VAC, waduh.., rusak nih barang…!

Mau bilang apa, kita harus tetap berusaha mencari solusi dari masalah ini. Langsung saja, bongkar Mesin ini, dilihat jeroannya, biasalah,
– ada Trafo dengan Carbon Brush di atasnya yang berfungsi mengatur tegangan keluaran yang dipengaruhi perubahan tegangan masukannya, misalnya, jika tegangan di Input nya atau masukannya 150VAC, maka Trafo ini akan menyesuaikannya dengan menggeser Tap nya agar Keluarannya tetap 220VAC (Normal).
– ada trafo kecil di sana, itu untuk interface atau Current Trafo alias CT yang fungsinya untuk ‘membaca’ arus terpakai di sisi bebannya, misalnya, kita hidupkan lampu 1, maka akan terbaca misalnya 0,1A, dan jika banyak lampu atau hidupkan Kulkas, atau AC, dll, maka akan terbaca misalnya 2A, dst.

Current trafo

-ada juga Card alias rangkaian Elektronik nya yang berfungsi sebagai otak dari keseluruhan Mesin ini, fungsinya jelas, untuk mengdendalikan semua peralatan mulai dari Masukan sampai Keluaran seperti fungsinya, Stabilizer. Kontrol ini lah yang kemungkinan rusak pada kasus di atas.
Check beberapa komponen di Card tersebut, pertama Elco alias Electrolite Capacitor atau Kapasitor Elektrolit, kapasitasnya 3300uF, ternyata baik-baik saja. Cara ukurnya tau kan..? kalau pakai multitester analog, itu yang ada jarumnya, pada posis Ohm Meter, kalau kita hubungkan pen tester ke kaki Elco, maka jarum bergerak maju dan mundur lagi, tandanya bagus. he..he..gampang kan..!

Tester Analog

Tester Digital

Lanjut, check lagi visual jalur PCB, aman tuh, ndak ada yang putus atau terbakar. Wahh, harus check lagi Transistor nya, di sana ada 2 Transistor yang cukup besar, kelasnya TIP41, 2 biji.
Hasilnya…, itu dia, belum bisa di check, karena harus di buka dari PCB nya, sementara mesti cari Stabilizer dulu, karena solder nya ndak mau panas karena kurang arusnya… doa kan aja ya, di posting selanjutnya nanti mudah2an ada hasilnya….

Udah ya, itu saja dulu…terimakasih sudah membaca artikel ini, semoga bisa berbagi, jika ada masukan atau pengalaman, saya sangat menghargainya..!

Salam hangat…!

2 Tanggapan to “Kesal juga kalau sempat Stabilizer alias AVR jadi rusak, apalagi, mesti cari Solusi lah, masakkan duduk saja.?”

  1. perawang Says:

    Gimana hasilnya sekarang pak?……………..

    • ikpp Says:

      masih sakit mas..!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: